Connect with us

News

Hasil Piala Afrika: Babak 16 Besar Akan Dihiasi Tanpa Juara Bertahan

Published

on

Hasil Piala Afrika

Hasil Piala Afrika pada fase grup telah resmi selesai pada hari ini, Jumat (21/1/2022). Dengan berakhirnya babak fase grup, kini sudah diketahui 16 tim yang akan mewarnai babak 16 besar untuk memperebutkan gelar paling bergengsi di benua Afrika.

Akan tetapi, pagelaran Piala Afrika pada tahun ini akan dihiasi tanpa sang juara bertahan di babak 16 besar. Aljazair yang menjadi juara bertahan dan salah satu tim kandidat juara harus tersingkir usai mendekam di posisi paling bawah grup E.

Sementara itu, pada grup yang sama Pantai Gading keluar sebagai predikat juara grup dengan memuncaki klasemen dan meraih 7 poin. Diikuti Guinea Equaorial pada urutan kedua dengan raihan 6 poin.

Baca Juga: Hasil Piala Afrika: Nigeria dan Mesir Tembus 16 Besar

Sedangkan di grup A, tuan rumah Kamerun lolos dengan menjanjikan karena menjadi pemuncak klasemen. Mereka diikuti oleh Burkina Faso yang berada di urutan kedua, walaupun memiliki raihan poin yang sama dengan Cape Verde, tetapi Burkina Faso lebih unggul selisih gol.

Kemudian di grup B, persaingan negara yang akan lolos jauh lebih ketat. Dengan Senegal yang keluar sebagai juara grup dengan raihan 5 poin, diikuti dengan Guinea dengan meraih 4 poin.

Selanjutnya dari grup C, terdapat tim yang dibela oleh pemain Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi. Maroko, berhak untuk melanjutkan perjuangannya di babak 16 besar bersama Gabon yang masing-masing menduduki peringkat satu dan dua.

Baca Juga: Aubameyang Dipulangkan dari Piala Afrika Menuju Arsenal

Di grup D yang disebut-sebut sebagai grup neraka, terdapat Nigeria yang meraih poin penuh pada babak fase grup dan akan ditemani oleh Mesir yang berada di peringkat kedua dengan raihan 6 poin.

Pada grup terakhir yaitu grup F, tim debutan Gambia sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar. Mereka berada di urutan kedua dibawah sang pemuncak klasemen Mali.

12 tim tersebut akan diikuti oleh empat tim lainnya yang berhak maju ke babak 16 besar dengan predikat peringkat tiga terbaik. Keempat negara tersebut antara lain adalah Cape Verde, Malawi, Komoro, dan Tunisia.

Pelaksanaan babak 16 besar Piala Afrika ini akan digelar mulai hari, Minggu 23-27 Januari 2022 dan berpusat di stadion-stadion yang sebelumnya digunakan pada babak penyisihan grup di Kamerun.

Baca Juga: Hasil Piala Afrika: Lolosnya Senegal Berkat Satu Gol Sadio Mane

Berikut adalah daftar negara yang lolos ke babak 16 besar Piala Afrika:

  • Kamerun
  • Senegal
  • Maroko
  • Nigeria
  • Pantai Gading
  • Mali
  • Burkina Faso
  • Guinea
  • Gabon
  • Mesir
  • Guinea Quatorial
  • Gambia
  • Cape Verde
  • Malawi
  • Komoro Tunisia

News

Kylian Mbappe Berhasil Unggul dari Messi di Piala Dunia 2022

Published

on

By

Kylian Mbappe Berhasil Unggul dari Messi di Piala Dunia 2022

Penyerang muda Timnas Prancis, Kylian Mbappe, berhasil mengukir prestasi terbarunya dalam gelaran Piala Dunia 2022 ini. Pasalnya, ia menjadi pemain termuda yang berhasil mencetak 5 gol dalam Piala Dunia Qatar 2022 ini sejak Pele pada tahun 1958 silam.

Mbappe sukses mengoleksi gol paling banyak sepanjang masa kala Prancis menang melawan Polandia dengan skor 3-1 pada Minggu lalu.

Ia kini masuk dalam daftar puncak top scorer sementara dengan mengumpulkan 5 gol lebih banyak dari pemain sepak bola yang lain, seperti Messi (Argentina), Rashford (Inggris), Valencia (Ekuador), Giroud (Prancis), Gakpo (Belanda), serta Morata (Spanyol).

Baca Juga:

Pemain berusia 23 tahun itu juga berhasil memenangkan Piala Dunia di Rusia pada tahun 2018 dan satu got kala melawan Australia. Ia juga ikut di kala Prancil menjadi runner up dalam Piala Eropa 2016.

Berdasarkan laporan dari Bola, Kylian Mbappe sukses mencetak sepuluh brace, termasuk dua golnya dalam kemenangan 4-1 atas Australia pada Piala Dunia 2022 yang menuntunnya ke setengah abad gol untuk Les Bleus.

Continue Reading

News

Disebut Mengejek Korea Selatan, Selebrasi Timnas Brasil Tuai Kecaman

Published

on

By

Disebut Mengejek Korea Selatan, Selebrasi Timnas Brasil Tuai Kecaman

Selebrasi Timnas Brasil ketika mencetak gol ke gawang Korea Selatan pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 menuai kecaman.

Pasalnya, selebrasi gol berupa tarian dari pemain Brasil dinilai banyak orang sebagai penghinaan kepada sang lawan.

Setiap kali mencetak gol, Neymar cs melakukan perayaan dengan cara menari bersama. Roy Keane, yang merupakan pengamat sepak bola Manchester United ikut mengomentari tarian tersebut dan menyebutnya tidak menghormati lawan.

“Penyelesaian yang fantastis oleh Vinicius, awal yang baik untuk pertandingan ini. Namun saya belum pernah melihat tarian sebanyak ini,” tutur Keane pada ITV dikutip dari Daily Mail.

Ia bahkan menambahkan bahwa tarian yang dilakukan Timnas Brasil seperti sebuah ajang pencarian bakat bagi penari, Strictly Come Dancing.

“Saya sangat tidak menyukati ini. Orang bilang itu budaya mereka, namun saya pikir itu benar-benar tidak menghormati lawan,” pungkasnya.

Baca Juga:

Pelatih Timnas Brasil Buka Suara

Sementara itu, Tite, sang pelatih Timnas Berasil menepis anggapan selebrasi tarian merupakan bentuk ejekan. Menurutnya, tarian yang dilakukan bertujuan agar ia lebih dekat dengan para pemain.

Tite menyebut selebrasi tarian adalah ekspresi kebahagiaan atas performa Brasil dan para pemain muda juga membuat Tite memutuskan untuk ikut melakukan tarian tersebut untuk mendekatkan diri.

“Mereka sangat muda dan saya mencoba untuk beradaptasi dengan bahasa mereka dan bagian dari bahasa mereka adalah menari,” ujar Tite dikutip dari Sky Sports.

“Tidak ada rasa tidak hormat sama sekali untuk lawan atau untuk (pelatih Korea Selatan) Paulo Bento yang sangat saya hormati.”

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Brasil berhasil memenangkan pertandingan atas Korea Selatan dengan skor 4-1. Brasil selanjutnya akan berhadapan dengan Kroasia di babak perempat final Piala Dunia 2022 pada 9 Desember 2022.

Continue Reading

News

Timnas Kroasia Merasa Beruntung Punya Dominik Livakovic

Published

on

By

Timnas Kroasia Merasa Beruntung Punya Dominik Livakovic

Dalam pertandingan Kroasia melawan Jepang di Stadion Al Janoub yang digelar pada Senin, 5 Desember 2022 malam, Dominik Livakovic tampil sangat gemilang.

Pasalnya, pertandingan pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 tersebut harus dilanjutkan hingga babak adu penalti karena Kroasia dan Jepang tampil saling berbagi angka 1-1 di waktu normal dan babak tambahan.

Ketika adu penalti terjadi, Livakovic berhasil menunjukkan aksinya. Penjaga gawang berumur 27 tahun tersebut sukses menepis tiga dari empat tendangan dari Timnas Jepang yang membuat Kroasia menang dengan skor 3-1.

Baca Juga:

Dalam wawancara usai pertandingan, pelatih Kroasia Zlatco Dalic mengaku beruntung memiliki Dominik Livakovic yang tampil sangat apik.

“Hari ini kami memiliki Livakovic yang fantastis, dia tak terbendung. Kemarin, di akhir latihan, kami berlatih penalti dan dia bertahan dengan brilian. Dia menunjukkan keamanan dan kualitas, dia memberi saya kepercayaan diri,” tutur Zlatco Dalic dikutip dari Goal.

“Livakovic menghilangkan semua ketakutan para pemain kami dengan pertahanannya. Dia adalah penerus (Danijel) Subasic (Piala Dunia) Rusia. Dan entah bagaimana sejarah berulang,” tambahnya.

Continue Reading

Trending