Connect with us

News

Brazil Diprediksi Jadi Juara Piala Dunia 2022 oleh Oxford, Pakai Rumus Matematika!

Published

on

Brazil Diprediksi Jadi Juara Piala Dunia 2022 Oleh Oxford, Pakai Rumus Matematika!

Dalam beberapa waktu terakhir ini, seluruh dunia dari berbagai kalangan sedang berpesta karena Piala Dunia 2022 sudah bergulir sejak Minggu, 20 November lalu.

Gelaran pesta sepak bola tersebut tentu membuat orang terus mengikuti euforia yang ada. Yang menarik, dalam setiap ajang Piala Dunia, selalu ada orang yang tiba-tiba memunculkan prediksi juara yang terkadang tidak berdasar.

Namun, Piala Dunia tahun ini semakin menarik karena munculnya prediksi dari berbagai pihak, salah satunya adalah dari bidang pendidikan.

Oxford University juga tidak ingin ketinggalan mengikuti euforia yang ada dan membuat sebuah pemodelan baru untuk memprediksikan negara yang akan mengangkat Piala Dunia 2022.

Oxford membuat sebuah pemodelan matematika yang menunjukkan Brazil akan menjadi juara pada Piala Dunia di tahun ini.

Baca Juga:

Model Matematika Oxford untuk Prediksi Pemenang Piala Dunia 2022

Joshua Bull, yang merupakan Ahli Matematika Oxford adalah orang di balik prediksi Piala Dunia 2022 ini. Yang menarik, ini bukan kali pertama dirinya memprediksikan juara berdasarkan pemodelan matematika karena ia pernah memberikan prediksi dalam ajang Fantasy Football di tahun 2020.

Dalam membuat pemodelan matematika untuk prediksi pemenang Piala Dunia 2022 ini, Josh memulainya dengan mengolah data yang digunakan dengan menstimulasikan fase grup hingga satu juta kali dan mengambil hasil paling umum.

Model matematika yang ia gunakan adalah dengan cara menganalisis data peringkat setiap negara yang ada. Setelah data yang dikumpulkan, ia akan langsung mengolah data tersebut dengan memberi stimulasi pada algoritmanya lagi untuk fase penyisihan hingga 100.000 kali.

Model matematika yang ia ciptakan adalah dengan cara menganalisis Elo masing-masing negara yang berasal dari data laga internasional 2018. Berdasarkan laporan Detik, Elo adalah peringkat untuk tim sepak bola asosiasi nasional pria yang diterbitkan situs Elo Ratings.

“Josh Bull menjalankan model Piala Dunia Matematika Oxford kami 1.000.000+ kali untuk babak Grup & masing-masing 100.000 kali untuk pertandingan sistem gugur untuk menemukan hasil yang paling mungkin. Kami menekankan ‘mungkin’. Dengan 64 game ‘tidak mungkin’ kemungkinan memiliki game bagus yang aneh,” tulis Instagram resmi Matematika Oxford dalam keterangan unggahannya.

Brazil Diprediksi Berhadapan dengan Belgia di Final Piala Dunia 2022

Josh memulai prediksinya pada Qatar 2022 sebanyak satu juta kali untuk babak sistem gugur. Melalui pemodelan itu, ia akan membuat asusmsi kesimpulan berupa tim yang layak juara. Perlu diketahui pula, Matematika Oxford menyebut asumsi adalah hak prerogatif pemodel.

Ia memprediksikan Brazil akan memenangkan trofi untuk rekor keenam kalinya. Berdasarkan unggahan pemodelan matematika dari Matematika Oxford, Brazil akan berhadapan di semifinal dan akan menjadi juara setelah mengalahkan Belgia di final. Bahkan persentase juga menunjukkan Brazil unggul sebesar 61.3% atas Belgia.

Bagaimana menurut Anda soal prediksi dari Ahli Matematika Oxford tersebut? Apakah benar? Mari kita nantikan saja.

News

Kylian Mbappe Berhasil Unggul dari Messi di Piala Dunia 2022

Published

on

By

Kylian Mbappe Berhasil Unggul dari Messi di Piala Dunia 2022

Penyerang muda Timnas Prancis, Kylian Mbappe, berhasil mengukir prestasi terbarunya dalam gelaran Piala Dunia 2022 ini. Pasalnya, ia menjadi pemain termuda yang berhasil mencetak 5 gol dalam Piala Dunia Qatar 2022 ini sejak Pele pada tahun 1958 silam.

Mbappe sukses mengoleksi gol paling banyak sepanjang masa kala Prancis menang melawan Polandia dengan skor 3-1 pada Minggu lalu.

Ia kini masuk dalam daftar puncak top scorer sementara dengan mengumpulkan 5 gol lebih banyak dari pemain sepak bola yang lain, seperti Messi (Argentina), Rashford (Inggris), Valencia (Ekuador), Giroud (Prancis), Gakpo (Belanda), serta Morata (Spanyol).

Baca Juga:

Pemain berusia 23 tahun itu juga berhasil memenangkan Piala Dunia di Rusia pada tahun 2018 dan satu got kala melawan Australia. Ia juga ikut di kala Prancil menjadi runner up dalam Piala Eropa 2016.

Berdasarkan laporan dari Bola, Kylian Mbappe sukses mencetak sepuluh brace, termasuk dua golnya dalam kemenangan 4-1 atas Australia pada Piala Dunia 2022 yang menuntunnya ke setengah abad gol untuk Les Bleus.

Continue Reading

News

Disebut Mengejek Korea Selatan, Selebrasi Timnas Brasil Tuai Kecaman

Published

on

By

Disebut Mengejek Korea Selatan, Selebrasi Timnas Brasil Tuai Kecaman

Selebrasi Timnas Brasil ketika mencetak gol ke gawang Korea Selatan pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 menuai kecaman.

Pasalnya, selebrasi gol berupa tarian dari pemain Brasil dinilai banyak orang sebagai penghinaan kepada sang lawan.

Setiap kali mencetak gol, Neymar cs melakukan perayaan dengan cara menari bersama. Roy Keane, yang merupakan pengamat sepak bola Manchester United ikut mengomentari tarian tersebut dan menyebutnya tidak menghormati lawan.

“Penyelesaian yang fantastis oleh Vinicius, awal yang baik untuk pertandingan ini. Namun saya belum pernah melihat tarian sebanyak ini,” tutur Keane pada ITV dikutip dari Daily Mail.

Ia bahkan menambahkan bahwa tarian yang dilakukan Timnas Brasil seperti sebuah ajang pencarian bakat bagi penari, Strictly Come Dancing.

“Saya sangat tidak menyukati ini. Orang bilang itu budaya mereka, namun saya pikir itu benar-benar tidak menghormati lawan,” pungkasnya.

Baca Juga:

Pelatih Timnas Brasil Buka Suara

Sementara itu, Tite, sang pelatih Timnas Berasil menepis anggapan selebrasi tarian merupakan bentuk ejekan. Menurutnya, tarian yang dilakukan bertujuan agar ia lebih dekat dengan para pemain.

Tite menyebut selebrasi tarian adalah ekspresi kebahagiaan atas performa Brasil dan para pemain muda juga membuat Tite memutuskan untuk ikut melakukan tarian tersebut untuk mendekatkan diri.

“Mereka sangat muda dan saya mencoba untuk beradaptasi dengan bahasa mereka dan bagian dari bahasa mereka adalah menari,” ujar Tite dikutip dari Sky Sports.

“Tidak ada rasa tidak hormat sama sekali untuk lawan atau untuk (pelatih Korea Selatan) Paulo Bento yang sangat saya hormati.”

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Brasil berhasil memenangkan pertandingan atas Korea Selatan dengan skor 4-1. Brasil selanjutnya akan berhadapan dengan Kroasia di babak perempat final Piala Dunia 2022 pada 9 Desember 2022.

Continue Reading

News

Timnas Kroasia Merasa Beruntung Punya Dominik Livakovic

Published

on

By

Timnas Kroasia Merasa Beruntung Punya Dominik Livakovic

Dalam pertandingan Kroasia melawan Jepang di Stadion Al Janoub yang digelar pada Senin, 5 Desember 2022 malam, Dominik Livakovic tampil sangat gemilang.

Pasalnya, pertandingan pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 tersebut harus dilanjutkan hingga babak adu penalti karena Kroasia dan Jepang tampil saling berbagi angka 1-1 di waktu normal dan babak tambahan.

Ketika adu penalti terjadi, Livakovic berhasil menunjukkan aksinya. Penjaga gawang berumur 27 tahun tersebut sukses menepis tiga dari empat tendangan dari Timnas Jepang yang membuat Kroasia menang dengan skor 3-1.

Baca Juga:

Dalam wawancara usai pertandingan, pelatih Kroasia Zlatco Dalic mengaku beruntung memiliki Dominik Livakovic yang tampil sangat apik.

“Hari ini kami memiliki Livakovic yang fantastis, dia tak terbendung. Kemarin, di akhir latihan, kami berlatih penalti dan dia bertahan dengan brilian. Dia menunjukkan keamanan dan kualitas, dia memberi saya kepercayaan diri,” tutur Zlatco Dalic dikutip dari Goal.

“Livakovic menghilangkan semua ketakutan para pemain kami dengan pertahanannya. Dia adalah penerus (Danijel) Subasic (Piala Dunia) Rusia. Dan entah bagaimana sejarah berulang,” tambahnya.

Continue Reading

Trending