Connect with us

Football Teams

Apakah Pelatih Timnas Harus dari Negara yang Sama?

Published

on

Pelatih Timnas

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, berhasil membawa timnas Indonesia kembali berpentas di kancah Piala Asia 2023. STY berhasil membawa Garuda finish sebagai peringkat kedua terbaik dan berhak atas satu tiket babak grup Piala Asia tahun depan.

Penunjukan STY juga berhasil membawa perubahan yang signifikan pada permainan Garuda. Saat pertama ditunjuk, Indonesia masih berada pada peringkat 175 FIFA. Hingga terakhir, kini Indonesia duduk di peringkat 155 FIFA dibawah tangan dingin pria asal Korea Selatan itu.

Tren pelatih asing di tubuh kepelatihan Indonesia seolah menjadi jawaban dari seretnya prestasi Garuda di level internasional.

Walaupun beberapa pelatih lokal bisa mempersembahkan trofi, namun itu masih sebatas pada level kelompok umur. Haruskah pelatih timnas berasal dari negara yang sama?

Baca Juga:

Pelatih Timnas Tidak Harus Pelatih Asing Tetapi Pelatih Lokal Tidak Wajib

Pelatih Timnas

Sepakbola di level internasional jelas berbeda gengsinya dibanding sepakbola di level klub. Selain itu, perbedaan juga ada pada susunan pemain yang mengisinya. Dalam peraturan disebut bahwa pemain timnas harus berasal dari negara yang sama.

Tetapi bisa saja pemain yang bersangkutan bukan berasal dari negara yang sama tetapi memilih untuk berpindah kewarganegaraan. Dengan syarat bahwa pemain tersebut tidak boleh tampil membela timnas yang berbeda selama lebih dari 3 pertandingan.

Tetapi beda urusannya bila bersinggungan dengan pelatih. Dilansir dari Football Handbook, pelatih timnas tidak harus berasal dari warga negara yang sama. Suatu negara bisa menunjuk pelatih asing untuk menangani timnasnya.

Fenomena Pelatih Timnas yang Bukan Berasal dari Negara yang Sama

Dalam beberapa negara selain Indonesia, beberapa negara juga menunjuk pelatih asing untuk menangani sepakbola negara level senior.

Dalam lingkup Asia Tenggara ada Vietnam yang diarsiteki oleh Park-Hang Seo asal Korea Selatan dan Thailand oleh Alexander Mano Polking asal Brasil.

Pelatih Timnas

Di level yang lebih besar ada Korea Selatan yang dikenal memiliki pemain-pemain dan pelatih-pelatih kelas dunia namun tidak memakai jasa pelatih lokal. Mantan pelatih timnas Portugal, Paulo Bento, ditunjuk jadi pelatih timnas Korea Selatan.

Paulo Bento berhasil membawa Korea Selatan melaju ke babak grup Piala Dunia 2022. Sebelumnya, Bento dicap gagal setelah timnas Portugal yang ditanganinya pada Piala Dunia 2014 gagal lolos dari babak grup. Portugal bahkan dilibas Jerman dengan skor telak 4-0.

Dampak Pelatih Asing Pada Timnas Suatu Negara

Pelatih Timnas

Pelatih asing diklaim memiliki pengalaman dan pola permainan yang lebih maju dibanding pelatih lokal. Hal ini didasari pada latar belakang negara sang pelatih atau pengalaman yang sudah ia cicipi selama menjajal posisi sebagai pelatih.

Biasanya hal itu dilakukan oleh suatu negara yang timnasnya belum memiliki cukup pelatih lokal yang mumpuni. Pelatih lokal dianggap belum memiliki pengalaman sedangkan pelatih asing bisa membawa atmosfir baru dalam internal tim.

Akan tetapi, ada beberapa pelatih lokal yang juga menangani timnas negaranya sendiri. Biasanya dilakukan oleh negara yang sudah mapan dalam konteks sepakbola.

Contohnya, Jerman yang ditangani oleh Hansi Flick, Perancis oleh Didier Deschamps, dan Spanyol oleh Luis Enrique.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Biografi Pemain

Cetak 2 Gol di Laga Pembuka Piala Dunia 2022, Olivier Giroud Menyamai Rekor Gol Thierry Henry

Published

on

Oliver Giroud menyamai rekor gol Thierry Henry di Timnas Perancis

Olivier Giroud menyamai rekor gol Thierry Henry bersama Timnas Perancis usai cetak 2 gol di laga pembuka Piala Dunia 2022 di Grup D.

Striker veteran yang saat ini sudah berusia 36 tahun ini kembali menjadi pemain yang dipercaya oleh pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps untuk menjadi ujung tombak Timnas Perancis di Piala Dunia 2022.

Penampilan gemilangnya bersama AC Milan musim ini cukup membuat Deschamps tertarik membawa sang striker ke Piala Dunia 2022. Bersama AC Milan Giroud sudah mencatatkan 9 gol dari 19 Pertandingannya pada musim ini.

Baca Juga:

Badai cedera yang dialami Timnas Perancis membuat mereka gagal membawa pemain bintang andalannya seperti Paul Pogba, N’golo Kante dan yang terbaru Christopher Nkunku dan Karim Benzema menjadi pemain Perancis terakhir yang terpaksa harus dipulangkan ketika mengalami cedera saat sesi latihan Timnas Perancis di Piala Dunia 2022.

Hal tersebut membuat Timnas Perancis bertumpu kepada kemampuan Olivier Giroud pada Piala Dunia 2022 kali ini, setelah sang striker utamanya, Karim Benzema harus keluar dari squad Perancis di Piala Dunia 2022 karena mengalami cedera.

Kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih nampaknya tidak disia-sia kan oleh mantan penyerang Chelsea ini, pasalnya Olivier Giroud langsung tampil memukau pada laga pembuka di Grup D dan langsung mencetak 2 gol sekaligus.

Cetak 2 gol di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2022, Olivier Giruod menyamai rekor gol Thierry Henry

Dengan tambahan 2 gol di laga pembuka Grup D  Piala Dunia 2022 saat melawan Australia membuat Olivier Giroud menyamai rekor gol Thierry Henry di Timnas Perancis.

Striker kelahiran 30 September 1986 ini berhasil menyamai rekor gol legenda Perancis, Thierry Henry.

Olivier Giroud saat ini telah berhasil mencetak 51 gol bersama Timnas Perancis, sama seperti Thierry Henry, kini keduanya menjadi pencetak gol terbanyak untuk Timnas Perancis denga raihan 51 gol.

Tentu Olivier Giroud masih bisa menambah pundi-pundi golnya bersama Timnas Peracis terlebih sang striker mengatakan tidak memiliki rencana pensiun bersama Timnas Perancis dalam waktu dekat.

Perasaan Olivier Giroud yang telah menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Perancis

Olivier Giroud menyamai rekor gol Thierry Henry

Olivier Giroud menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Perancis bersama Thierry Henry dengan total 51 gol.

Ketika ditanyai mengenai perasaannya setelah dirinya telah menjadi pencetak gol terbanyak Timnas Perancis bersama Thierry Henry, Giroud pun mengungkapkan dirinya merasa sangat bahagia dan masih belum percaya akan apa yang terjadi (Giroud Menyamai rekor gol Thierry Henry).

“Sangat berarti berada di samping Thierry Henry di daftar pencetak gol terbanyak tim nasional. Sulit dipercaya dan kami tidak bisa berharap untuk awal yang lebih baik di Piala Dunia,” ucap Giroud via Goal.

 

Continue Reading

Football Teams

Kevin De Bruyne Akui Belgia Main Buruk Saat lawan Kanada di Piala Dunia 2022

Published

on

Kevin De Bruyne akui Belgia tampil buruk saat lawan Kanada

Kevin De Bruyne akui Belgia main buruk saat lawan Kanada di laga pembuka Grup F Piala Dunia 2022.

Timnas Belgia berhasil mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2022 dengan kemenangan, kemenangan tersebut diraih ketika mereka berhasil mengalahkan Timnas Kanada dengan skor tipis 1-0.

Meskipun berhasil meraih kemenangan, playmaker mereka, Kevin De Bruyne akui Belgia main buruk saat melawan Kanada di Piala Dunia 2022 beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Kevin De Bruyne bahkan menilai Timnas Belgia sudah bermain muruk sejak menit awal pertandingan, hal tersebut terlihat ketika mereka hampir saja kebobolan melalui tendangan pinalty Alphonso Davies beruntung Thibaout Courtois yang bertugas sebagai penjaga gawang Timnas Belgia berhasil menepis tendangan pinalty tersebut.

“Kami tidak bermain bagus sebagai tim, terutama di babak pertama. Kami memulai dengan sangat buruk, momentumnya berada di pihak Kanada dan Kami tidak dapat menembus press (tekanan pemain Kanada),” ucap De Bruyne dilansir dari Fotmob.

Kevin De Bruyne akui Belgia main buruk saat lawan Kanada, karena terlalu banyak umpan panjang?

kevin De Bruyne akui Belgia main buruk saat lawan Kanada

Kevin De Bruyne saat berhadapan dengan pemain Timnas Kanada

Sejak menit awal tim asuhan Robert Martinez ini terlihat kesulitan untuk mengontrol jalannya pertandingan terutama untuk lini tengah yang berhasil dikuasai oleh Kanada berkat pressing ketatnya terhadap lini tengah Belgia.

Sementara itu Kevin De Bruyne mengungkapkan bahwa timnya terlalu banyak memainkan bola umpan panjang dalam menghadapi pressing Timnas Kanada, selain itu De Bruyne menilai rekan timnya kurang berani mengambil resiko dan kurangnya agresitivitas dalam melakukan pressing seperti yang dilakukan Timnas Kanada.

“Ketika saya melihat cara Kami bermain, Saya pikir Kami bermain terlalu banyak memainkan umpan panjang, padahal ada lebih banyak ruang di sana,” ucap De Bruyne.

“Anda harus menarik tekanan, bermain lebih pendek dan melewati garis itu. Namun, saya rasa kami tidak cukup berani untuk menemukan posisi itu,” tambah De Bruyne.

Continue Reading

Bola Eropa

Neymar Jr Pernah Alami Masa Kehancuran, Kapankah Itu?

Published

on

By

Neymar Jr Mengalami Masa Kehancuran, Kapankah Itu?

Neymar Jr merupakan salah satu bintang sepakbola dunia asal Brasil. Dirinya pun pernah mengalami masa kehancuran dalam karirnya.

Tentunya setiap pemain bola akan ada fase dimana dirinya mengalami titik terendah dalam karir.

Hal ini pun dirasakan oleh seorang Neymar Jr. walaupun ia sudah menjadi mega bintang dan hidup berkecukupan, Bintang asal Brasil yang menginjak umur 29 tahun pernah merasakan pahitnya karir yang ia jalani.

Hal ini pun menjadi kisah yang sangat menyedihkan untuk dirinya. Tentunya tidak akan ada yang tau kapan musibah akan datang kepada kita, namun apa yang dialami dirinya  merupakan cobaan dalam karir yang datang secara berturut-turut.

Tentunya dirinya mengalami kesedihan yang amat mendalam dan depresi yang luar biasa.

Baca Juga : Kondisi Neymar Jr Membaik, PSG Siap Hadapi Real Madrid di Liga Champions

Kisah Kehancuran Neymar Jr

Walaupun Neymar sudah mendapatkan banyak trofi di level klub, dia tetap menargetkan untuk membawa pulang piala paling bergengsi di dunia yakni Piala Dunia ke Brasil.

Mimpi tersebut menemui titik terang saat tahun 2014 Piala Dunia dilaksanakan di Brasil. Tim samba menjadi tuan rumah dan bermain apik dari babak grup.

Banyak tim Eropa yang menjadi semakin kuat di Piala Dunia 2014 tersebut.

Hingga tibalah saatnya semifinal. Di babak semifinal Brasil akan dihadapkan dengan Jerman yang menjadi lawan tangguh pada ajang Piala Dunia kali ini.

Pada pertandingan tersebut eks pemain Barcelona ini harus absen karena cedera. Cedera yang dialaminya dikarenakan lutut Zuniga menghantam dengan keras punggungnya.

Baca Juga : Neymar Jr Ungkap Kisah Hidupnya di Film Neymar: The Perfect Chaos

Hal ini membuat ia dibekap cedera parah bahkan kesulitan dalam berjalan dan memaksa Neymar Jr harus absen di laga Semifinal.

Namun hasil akhirnya sangat mengejutkan. Brasil yang menjadi tuan rumah dibantai 1-7 oleh Jerman yang dihuni para pemain muda yang sangat tagguh.

Tentunya ini menjadi tamparan yang sangat keras untuk para pemain Brasil di kandanganya sendiri.

Continue Reading

Trending