Connect with us

Life

4 Tips Latihan Otot Kaki Ala Pemain Sepakbola

Published

on

Tips Latihan Otot Kaki

Berikut akan kami sajikan 4 tips latihan otot kaki ala pemain sepakbola. Latihan otot di area kaki berguna untuk membentuk otot kaki agar lebih kokoh. Latihan otot kaki pemain bola sangat lazim dijalankan oleh para atlet untuk menjaga kekuatan kaki selama mengarungi musim yang padat.

Mengapa penting sekali melatih otot kaki? Diketahui bahwa hal itu bertujuan menambah kekuatan kaki pesepak bola. Demikian hal tersebut bertujuan agar para pemain bisa melakukan akselerasi dengan mudah dan cepat sehingga bisa menunjang permainan satu tim lebih optimal.

Dilansir dari NewsMedia, latihan otot kaki juga berguna untuk menambah kekuatan dan akurasi tendangan para pemain. Pemain akan sangat terbantu dengan kuatnya otot kaki dengan power dan akurasi tendangannya yang cukup.

Baca Juga:

Squat

Tips Latihan Otot Kaki

Tips Latihan Otot Kaki diawali dengan melakukan squat. Squat terbilang cukup mudah dan dapat dilakukan di mana saja. Caranya cukup dengan jongkok dan berdiri. Kemudian ulangi gerakan tersebut hingga 10 menit.

Jika kamu masih pemula, lakukan squat dengan kelipatan 10 dan berhenti saat kamu merasa sudah lelah.

Lunges

Tips Latihan Otot Kaki

Kamu juga bisa melatih kekuatan otot kaki dengan melakukan lunges. Caranya adalah dengan lebarkan kaki sehingga sejajar dengan bahu, kemudian langkahkan salah satu kaki ke depan sembari menurunkan tubuh.

Lakukan gerakan tersebut secara bergantian mulai dari kaki kiri dan kanan. Kamu bisa berlatih lunges selama 10 menit.

Skipping

Tips Latihan Otot Kaki

Latihan berikutnya adalah skipping. Dalam latihan ini, kamu memerlukan sebuah alat yang dinamakan tali skipping. Skipping biasanya dikenal dengan lompat tali. Namun pada latihan sepak bola, skipping lebih spesifik karena fungsinya untuk meningkatkan fisik dan kekuatan otot.

Kamu bisa melompat mengikuti ayunan tali skipping. Terus lakukan gerakan tersebut hingga 10 menit. Lakukan secara rutin agar dapa melatih kekuatan otot kaki.

Box Jump

Tips Latihan Otot Kaki

Tips latihan otot kaki yang terakhir ada Box Jump. Box jump juga bisa menjadi salah satu pilihan latihan untuk meningkatkan kekuatan otot kaki pemain sepak bola.

Gerakan box jump juga sangat mudah, kamu hanya perlu meletakkan sebuah box atau pijakan dan mulai melompat ke atas box tersebut. Latihan box jump memang sekilas mirip dengan high jump. Bedanya, box jump dilakukan dengan bantuan kotak atau pijakan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bola Nusantara

3 Pemain Asing yang Gagal Berkiprah di Indonesia

Published

on

By

Pemain

Peran pemain asing dalam sebuah kompetisi sepakbola memang sangat diperlukan. Selain mereka memiliki kemampuan tertentu yang tidak dipunya pemain lokal, mereka juga bisa menjadi sarana promosi klub-klub yang mengontraknya.

Sudah beratus-ratus nama pesepakbola asing yang merumput di Liga Indonesia. Beberapa ada yang berhasil membawa kejayaan di klubnya masing-masing. Namanya tercatat sebagai pujaan para fans yang mendukungnya.

Namun tak jarang ada juga pesepakbola asing yang justru karirnya meredup ketika bermain di Indonesia. Beberapa ada nama-nama besar yang mengemban ekspektasi tinggi dalam menjalani perannya sebagai tumpuan tim.

Namun penampilannya jauh dari kata memuaskan. Mereka gagal menjawab tantangan dari manajemen sehingga mau tidak mau pihak manajemen mencoret mereka dari skuad. Berikut kami rangkum 3 nama pemain asing yang gagal bersinar di Liga Indonesia.

Baca Juga:

Ivan Bosnjak

Pemain

Nama ini tentu asing ketika datang pertama kali memperkuat Persija Jakarta pada tahun 2014. Namun, dari daftar riwayat hidupnya, Bosnjak ternyata merupakan bagian dari tim nasional Kroasia. Dirinya tercatat sebagai salah satu pengisi skuad pada Piala Dunia tahun 2006.

Datang dengan predikat pemain yang pernah mentas di Piala Dunia, performanya justru tidak seperti di Piala Dunia. Dirinya yang berperan sebagai striker gagal menjawab ekspektasi publik dan manajemen tentang riwayat karirnya yang cemerlang.

Dilansir dari Transfermarkt, Bosnjak hanya bisa tampil sebanyak 14 pertandingan. Pesepakbola berkebangsaan Kroasia itu hanya mampu menyarangkan 4 gol dan langsung diberhentikan oleh manajemen Persija Jakarta kala itu.

Sadney Urikhob

Pemain

Selanjutnya, ada nama mantan penyerang PSMS Medan, Sadney Urikhob. Pesepakbola berkebangsaan Namibia itu memperkuat Ayam Kinantan pada musim 2018. Saat itu, dirinya didatangkan dengan ekspektasi pemain yang tajam di depan gawang.

Memang, dirinya berhasil membuktikan bisa menjawab tantangan tersebut. Bermain sebanyak 11 pertandingan, ia berhasil mencetak 11 gol. Namun performanya tak mampu mendongkrak performa klub yang terperosok di papan bawah klasemen.

Carlton Cole

Satu lagi nama pesepakbola asing dengan nama besar namun nyatanya gagal melanjutkan karirnya di Liga Indonesia. Carlton Cole merupakan penyerang berkebangsaan Inggris. Dirinya memiliki catatan riwayat yang mentereng sepanjang karir sepakbolanya.

Pernah bermain untuk Chelsea, Wolverhampton Wanderers, West Ham, dan raksasa Skotlandia, Celtic. Datang ke Persib Bandung dengan status marquee player, nyatanya dirinya gagal besar dalam berkarir di Maung Bandung.

Dirinya hanya tampil sebanyak 5 pertandingan dan tak mampu mencetak satu gol pun. Tanpa ampun, manajemen Persib memutuskan kontraknya ketika kompetisi bahkan belum setengahnya berjalan.

Continue Reading

Life

3 Pemain Bernomor Punggung 10 Tersukses

Published

on

By

Pemain

Pemain sepakbola biasanya memiliki perannya sendiri ketika berada di lapangan. Peran-peran tersebut biasanya atas dasar keputusan pelatih atau bahkan dari nomor punggung yang dipilihnya. Hal tersebut mengasosiasikan pikiran kita terhadap pesepakbola tersebut.

Ketika kita melihat angka 1, maka yang ada di bayangan kita adalah sosok kiper utama dalam sebuah tim sepakbola. Lalu ketika melihat angka 8, maka kita membayangkan diri melihat sosok gelandang yang sangat berjasa dalam sebuah organisasi permainan tim.

Lalu, pada angka 10, otomatis pikiran kita langsung mengarah ke sosok pemain yang menjadi eksekutor utama tim. Dirinya yang bertanggung jawab pada kemenangan tim. Sosok yang menyandang no 10 ini adalah sosok yang diharapkan lebih oleh tim.

Posisi no 10 pun terkenal sebagai posisi yang berada di belakang striker. Mereka bertugas untuk menjadi penyerang kedua setelah penyerang utama tim yang biasanya bernomor punggung 9. Berikut kami tampilkan beberapa pesepakbola dengan nomor punggung 10 tersukses.

Baca Juga:

Zinedine Zidane

Dilansir dari Okezone, nama mantan pemain Real Madrid itu menjadi pilihan dari nomor punggung 10 tersukses. Zidane adalah gelandang serang elegan dengan teknik yang luar biasa. Dia memulai karirnya bersama Cannes lalu ke Bordeaux dan membuat Juventus merekrutnya tahun 1996.

Prestasinya di Italia dan untuk tim nasional Prancis menarik minat Real Madrid. Los Blancos membayar biaya hampir 70 pounds juta untuk mengakuisisi Zidane pada 2001. Disini kita mengenal golnya yang ikonik ke gawang Stuttgart di final Liga Champions.

Pele

Pemain

Nama lainnya ada dari tanah Brasil. Pele merupakan salah satu pemain sepakbola dengan nomor punggung 10 tersukses. Dirinya merupakan tumpuan penting bagi Timnas Brasil dalam mendominasi kompetisi-kompetisi dunia kala itu.

Bersama Timnas Brasil, Pele membuat 92 penampilan, mencetak 77 gol. Dia memenangkan Piala Dunia tiga kali, 1958, 1962, dan 1970. Dia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Brasil dan Santos.

Diego Maradona

Pemain

Legenda abadi Argentina itu merupakan salah satu pesepakbola no 10 tersukses. Dirinya pernah bermain untuk Napoli dan meraih kesuksesan disana. Namanya bahkan sampai diabadikan menjadi nama stadion kandang Napoli.

Bagi Timnas Argentina, Maradona memainkan peran sangat penting saat mereka berjaya di Piala Dunia 1986. Kabar terakhirnya, ia sudah menghembuskan nafas yang terakhir akibat serangan jantung pada November 2020.

Continue Reading

Life

4 Pemain Afrika yang Sukses Berkarir di Indonesia

Published

on

By

Pemain Afrika

Pemain Afrika dikenal memiliki bakat yang hebat dalam persepakbolaan. Di Liga Indonesia sendiri banyak pemain sepakbola impor dari benua Afrika yang turut mewarnai kancah persepakbolaan nasional.

Nama-nama berikut tentu sudah tidak asing ditelinga para penikmatnya.

Umumnya, pemain-pemain tersebut biasanya berposisi sebagai striker atau sebagai bek tengah. Namun kini banyak klub-klub nasional yang merekrut di posisi gelandang dan posisi lainnya. Sejumlah nama mungkin ada yang gagal menjawab ekspektasi klub.

Namun sejumlah nama-nama berikut bahkan berhasil membawa kejayaan ke klubnya masing-masing. Penampilan mereka di atas lapangan seolah turut memberi bekas pada memori kita. Sehingga nama-nama itu masih melekat di benak kita hingga hari ini.

Berikut adalah 4 Pemain Afrika yang sukses berkarir di persepakbolaan Indonesia.

Baca Juga:

Pemain Afrika Tersukses di Indonesia

Makan Konate

Pemain Afrika

Pemain asal Mali ini sudah malang melintang di jagat persepakbolaan Indonesia. Sejumlah klub-klub besar sempat dibelanya hingga saat ini. Posisinya yang berperan sebagai gelandang serang kerap kali merepotkan barisan pertahanan lawan.

Konate tercatat pernah membawa Persib Bandung menjadi juara Liga Indonesia pada musim 2014-15. Maung Bandung sukses mengalahkan Persipura di babak adu penalti dan memboyong trofi juara ke Kota Bandung.

Konate saat itu langsung menjadi pujaan publik kota Kembang. Dirinya tampil sebanyak 30 pertandingan dengan catatan 14 golnya ke gawang lawan. Kini Konate bermain untuk rival abadinya, Persija Jakarta.

Sebelumnya, Konate sudah memperkuat PSPS Pekanbaru, Barito Putera, Arema Indonesia, dan Persebaya Surabaya.

Pierre Njanka

Pemain Afrika

Berikutnya ada sosok bek bertubuh gempal asal Kamerun. Musim 2008/09 merupakan musim pertamanya menjejakkan kaki di Indonesia. Kala itu, jejak rekam karirnya cukup mentereng sebagai pemain timnas Kamerun di Piala Dunia 1998 & 2002.

Persija Jakarta adalah klub pertamanya selama berkarir di Indonesia. Dirinya cukup menjadi punggawa andalan Macan Kemayoran di lini belakang. Dirinya mencatat sebanyak 27 penampilan bersama klub asal Ibukota Jakarta tersebut.

Semusim kemudian, dirinya memutuskan hengkang ke Malang dengan bergabung ke Arema Malang. Pemain Afrika ini sukses membawa klub berjuluk Singo Edan tersebut menjadi juara Indonesia Super League pada musim 2009/10.

Usai sukses di Malang, dirinya sempat memperkuat Mitra Kukar dan Persisam Samarinda. Dan memutuskan untuk mengakhiri karir sepakbolanya di bumi Samarinda.

Anoure Obiora

Pemain Afrika

Mungkin saat ini kita lupa dengan nama Anoure Obiora. Namun medio tahun 2000-an, Pemain Afrika asal Nigeria ini cukup sering muncul sebagai sosok penyerang yang berbahaya di daerah lawan. Namanya menjadi sorotan kala memperkuat klub asal Palembang, Sriwijaya FC.

Klub pertamanya saat berkarir di Indonesia adalah PSDS Deli Serdang pada musim 2005/06. Semusim kemudian direkrut oleh Sriwijaya FC dan menjadi momok yang menakutkan di lini depan Laskar Wong Kito.

Dirinya sukses mempersembahkan 3 gelar Copa Indonesia pada musim 2007, 2008, dan 2010 untuk Sriwijaya FC. Mencatatkan penampilan sebanyak 91 laga, dirinya pun sukses menjebol gawang lawan sebanyak 21 kali.

Sempat melanglang buana ke PSM Makassar, Bhayangkara FC, dan Perseman Manokwari. Pada tahun 2013, Pemain Afrika ini memutuskan gantung sepatu di Persisam Samarinda.

Cristian Lenglolo

Pemain Afrika

Sosok striker yang sangat tajam pada masanya. Pemain yang berasal dari Kamerun ini sukses membawa klub-klubnya meraih juara. Yaitu kala memperkuat Persipura dan Sriwijaya FC.

Dirinya membuktikan kelasnya sebagai striker nomor satu kala itu.

Klub pertamanya adalah Persipura Jayapura pada tahun 2005. Di musim perdana bersama Mutiara Hitam, Lenglolo sukses membawa klub kebanggaan Jayapura itu menjadi juara Liga Indonesia.

Pemain Afrika ini padahal baru mencatat musim debutnya di Indonesia.

Sempat hengkang ke Persikota Tangerang musim sesudahnya, dirinya lalu mencatat sukses besar lagi kala memperkuat Sriwijaya FC. Pada musim 2007/08, dirinya membantu Laskar Wong Kito juara Copa Indonesia 2007 dan Liga Indonesia 2007/08.

Dirinya lalu memutuskan untuk menjadi mualaf pada tahun 2008 dan memutuskan untuk menikah dengan wanita asal Palembang. Kabar terbarunya adalah Lenglolo menghembuskan nafas terakhirnya pada 4 September 2021 di Bogor.

Continue Reading

Trending